Lompat ke konten utama

TKIT Permata

Suara riuh “petok-petok” terdengar meramaikan halaman sekolah pagi ini, menyambut kedatangan siswa-siswi TKIT Permata. Dalam rangka kegiatan Study Visual: Binatang Ayam, halaman sekolah disulap menjadi mini peternakan yang menghadirkan pengalaman belajar langsung bagi anak-anak untuk mengenal berbagai jenis ayam.

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan implementasi pembelajaran study visual yang bertujuan menanamkan karakter keberanian serta rasa kasih sayang terhadap makhluk ciptaan Allah.

Suasana belajar semakin seru saat siswa-siswi memasuki setiap pos pembelajaran. Di setiap pos, mereka mendengarkan penjelasan dari ustadzah, mulai dari mengenal bagian tubuh ayam, cara mengambil telur dengan hati-hati, hingga cara memegang dan menangkap ayam dengan baik dan benar.

Beberapa kegiatan menarik yang dilakukan antara lain:

  • Mengenal Anatomi Ayam

Anak-anak diajak mengenal bagian tubuh ayam seperti kepala, paruh, sayap, dan kaki. Mereka belajar dengan cara yang menyenangkan sehingga materi lebih mudah dipahami.

  • Mengambil Telur di Kandang Ayam

Anak-anak belajar mengambil telur langsung dari kandang dengan hati-hati agar tidak pecah. Dari kegiatan ini, mereka memahami bahwa ayam merupakan hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur.

  • Memegang dan Menangkap Ayam

Pada awalnya, beberapa anak merasa takut. Namun, dengan bimbingan ustadzah, mereka mulai berani mencoba. Anak-anak belajar memegang dan menangkap ayam dengan lembut agar tidak menyakiti hewan tersebut. Kegiatan ini melatih keberanian sekaligus meningkatkan rasa percaya diri

Kepala Sekolah TKIT Permata Kota Mojokerto menjelaskan bahwa kegiatan ini terinspirasi dari nilai-nilai yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, yang pada masa mudanya dikenal dekat dengan hewan ternak. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari:

“Tidaklah Allah mengutus seorang nabi, melainkan dia pernah menggembala kambing.”
Para sahabat bertanya, “Engkau juga, wahai Rasulullah?”
Beliau menjawab, “Ya, aku pun pernah menggembala kambing milik penduduk Makkah dengan upah beberapa qirath.”
(HR. Bukhari)

Hadis ini menunjukkan bahwa sejak kecil, Nabi Muhammad SAW telah terbiasa berinteraksi dengan hewan ternak. Dari pengalaman tersebut, beliau belajar tentang kesabaran, tanggung jawab, serta kasih sayang terhadap makhluk hidup.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal ayam sebagai salah satu ciptaan Allah, tetapi juga mampu meneladani nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW, seperti kasih sayang, tanggung jawab, kejujuran, serta keberanian dalam bersosialisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *